piye dab?
ini blog punya xVAVAxJAHATx.
blog e digae tanggal 30 Desember 2008.
Respek! Artine no kopi paste, no saru2nan, no hack2an, no spamming barang!
Sengit ro aku? Golek aman pejet kene nyuk!
Copyrighted (c) 2008 - 2009
All rights reserved.
*jan jane artine opo aku ra mudeng
Va. Diandra Putri
*kudune ono Imanez neng akhir jenengku
• celuk ae
Vava opo
Roxanne.
• lair Selasa Pahing 17.o1.94.
• oplosan Makassar Jawa Betawi.
• Bapak kula asmanipun Imanez (R.I.P)
• Ibuk kula sek rokenrol, RTH wae lah.
• saiki lagi neng Jogjakarta Berhati Rapuh.
• Singapura tujuan selanjutnya!
dongake wae dab iso ketampa kuliah neng kono :D
• digoblokke neng SMSR Desain Grafis.
sek sek tak ajar basa Londo
• likes junks and sea foods.
• Beach is the Heaven.
• simply loves art, music, and culture.
• art style: vintage, bloody, bright, lomo, color splash.
• photography style: likes manual focus, ntural glare, hates macro.
• influenced by retro goods.
• just another simple 2-Tone rude girl.
• live for Jamaican Sounds.
• instrument: Epiphone Black Gothic Bass-Guitar, Fender Stratocaster, Cherry Gibson.
• loves sub-cultures (punks, rudies, skinheads, mods).
nggih sampun niku mawon.
Vava @ MySpace •
Vava @ Twitter •
Vava @ Plurk •
Vava @ Deviantart
AVA HANIFA FAMS •
Kangmas Hernan •
UtekBurek KramOtak •
Daxter; The Journey
Layout: Sheryl F.
kenapa aku harus bilang 'ya' padahal aku tidak mampu?
kadang aku menyesal akan itu.
bukan hanya urusan sekolah atau rokok, tapi untuk semuanya!
kenapa aku harus menyanggupi padahal itu diluar batas kemampuanku?
bodoh aku ini! aku tidak berpura-pura,
bukan maksud untuk munafik juga, tapi aku hanya ingin mereka bahagia!
Tuhan, mengerti kan maksudku?
Tuhan apa aku ini terlalu egois?
Memberikan ego sebuah posisi di tempat teratas?
Tuhan apa aku ini terlalu naif?
Bahwa segalanya akan baik-baik saja dan aku mencoba untuk tutup telinga.
Apa benar Tuhan, di setiap permasalahan,
selalu aku yang berada di pihak salah?
apa benar itu Tuhan? jawab, Tuhan!
aku bertanya!
apa salah jika aku pun merasakan sakit, dan ingin sedikit berkeluh kesah tentang itu atau melampiaskan semua beban yang ada di otak dan batinku?
apa aku harus tetap simpan semuanya dengan rapi dan berpura-pura bahwa hidupku selalu indah tanpa masalah yang mendewasakanku?
iya Tuhan, haruskah aku begitu?
tolong bantu aku Tuhan..
semakin aku belajar untuk mencintai,
sedikit demi sedikit aku hancur.
semakin aku belajar untuk percaya,
perlahan aku tenggelam.
lalu untuk apa semua itu, jika yang aku dapat hanya sebuah kerugian dan penyesalan?
tolong tunjuk salah satu diantara kami Tuhan,
beritahu aku siapa yang benar.
jujur aku letih, tapi aku tak bisa apa-apa.
apa aku masih layak bernafas?
atau aku masih diberi kesempatan untuk hidup hanya untuk menjadi hiasan dan selingan dalam kehidupan seseorang, dan selebihnya aku dibuang layaknya benalu?
dan saat aku menjadi selingan dan hiasan,
apa sudah pasti aku akan menjadi selingan dan hiasan yang indah?
belum tentu Tuhan..
apa aku seorang wanita yang selama ini aku inginkan?
tak akan pernah bisa..